Wednesday, 8 September 2021

Kamera Pengintai : Ibu yang Kesepian


Film pendek berjudul Kamera Pengintai ini sempat membuat saya over thinking pada scene awal. Bagaimana tidak? Jika kita cermati dari judulnya saja, Kamera Pengintai selalu identik dengan pencurian atau kejadian lain yang berhubungan dengan kriminalitas. Adegan pertama yang menunjukkan ibu meminta anaknya untuk melakukan dobel pengamanan saat masuk rumah, sudah menggiring penonton pada sebuah insecurity.  

Situasi perumahan yang sangat sepi pun sangat mendukung opini bahwa daerah tersebut rawan kriminalitas. Adegan berikutnya mengajak penonton ke dalam rumah. Ibu yang diperankan Bonita, menunjukkan karakter cukup apik dengan memeriksa setiap detil barang miliknya. Seorang ibu yang memiliki kecemasan berlebihan pada apapun yang ada di sekitarnya.

Begitu juga pada saat mengajak Yusman yang diperankan oleh Power Young, berbicara tentang aktivitasnya selama di luar rumah. Yusman yang tampak kelelahan sepulang kerja larut malam, lebih memilih istirahat daripada bicara dengan ibunya. Tak jauh berbeda saat adegan yang mempertemukan ibu dengan Yuli yang diperankan oleh Shinly Fransisca. Ibu berbicara dengan hati-hati sekali karena takut mengganggu aktivitas anaknya.

Pada umumnya orang tua yang tidak aktif bersosialisasi akan merasa kesepian di usia tua. Apalagi jika suami sudah meninggal, istri hanya akan tinggal bersama asisten rumah tangga atau bahkan sendirian. Biasanya orang tua yang sudah sampai di fase ini memiliki anak dengan usia produktif, menginjak 24 – 40 tahun. Kedua anak yang memiliki usia lahir berdekatan akan secara bersamaan menghabiskan lebih banyak waktu diluar rumah untuk meniti karir.

Fase inilah yang dianggap rawan dimana orang tua membutuhkan perhatian anak. Sebuah penelitian di University of California, San Fransisco, menemukan bahwa kesepian memerankan peranan besar dalam penurunan kesehatan pada orang-orang usia lanjut. Studi ini diikuti oleh 1.600 orang dengan usia rata-rata 71 tahun, yang ditemukan fakta bahwa mereka yang kesepian secara konsisten memiliki tingkat kematian yang lebih tinggi.

Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa hampir 23% orang tua yang kesepian meninggal dalam enam tahun penelitian. Sementara hanya 14% dari peserta penelitian yang melaporkan memiliki hubungan baik dengan orang lain sehingga tidak perlu merasakan kesepian.

Barbara Moscowitz juga mengatakan bahwa, “Kebutuhan sosialisasi yang setiap orang miliki, seperti orang-orang mengenal kita, menghargai kita, dan yang memberi kita kegembiraan, tidak pernah hilang seumur hidup.” Pendapat ini juga disetujui oleh Rosemary Blieszner, seorang profesor pengembangan manusia di Virginia Tech. Beliau menyebutkan bahwa orang tua sangat menghargai hubungan sosialisasi dengan orang lain dibandingkan anak-anak atau bahkan cucu-cucunya.

Jika kita menghabiskan waktu berkualitas bersama orang tua memang akan membantu mereka, tetapi sebenarnya juga akan sangat menguntungkan kita. Tidak dapat dipungkiri, orang tua memiliki cerita atau wejangan yang luar biasa. Selain itu kita juga akan mendapatkan resep warisan keluarga dari orang tua. Sebenarnya membuat orang tua bahagia tidaklah sulit, kita bisa melakukan lima hal sederhana berikut :

1.      Mengirimkan pesan

Mungkin kita bukan tipe yang luwes saat mengobrol dengan orang tua. Sebagai anak, mungkin ada yang merasa sulit jika harus mengobrol panjang dengan orang tua. Padahal sebenarnya orang tua kita juga mengetahuinya, namun mereka tidak menemukan cara yang dianggap baik untuk memulai sebuah percakapan.

Seperti yang ditunjukkan dalam film Kamera Pengintai, ibu sebenarnya juga menyadari penyebab anaknya jarang di rumah bukan karena abai tapi karena banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Hal ini ditunjukkan saat si ibu sengaja menyembunyikan barang milik mendiang suaminya. Si ibu mengatakan kalau rumah telah menjadi korban pencurian. Kedua anak meraka bisa pulang lebih cepat dan berkumpul di rumah untuk memberikan perhatian pada ibunya.

2.      Bantu pekerjaan rumah

Jika kita masih tinggal satu rumah dengan orang tua, kita bisa coba untuk membantu menyiram tanaman atau sekedar menyapu halaman rumah. Orang tua juga pasti akan senang jika kita mau menyiapkan makan malam untuk mereka.

3.      Ajak untuk jalan-jalan

Semakin bertambah usia, orang tua pasti merasa jenuh jika terlalu lama diam di rumah. Apalagi jika suasana rumah sepi. Kita bisa mengajak orang tua jalan-jalan atau sekedar makan soto favorit bersama. Kita bisa menyisihkan waktu di akhir minggu untuk melakukan hal kecil ini sebelum melakukan aktivitas lain.

4.      Makan malam bersama

Jika kita tidak memiliki waktu untuk sarapan atau makan siang bersama orang tua. Kita bisa menyisihkan waktu untuk makan malam bersama orang tua. Jangan hanya meluangkan waktu hang out bersama teman tapi luangkan waktu juga untuk bersama orang tua.

5.      Hargai selera mereka

Selera orang tua memang terlihat jadul atau berbeda jauh dengan selera kita, contohnya selera musik favorit. Tapi jika kita bisa menghargai selera orang tua, mereka pasti akan bahagia.

Begitu juga dengan Kamera Pengintai, si ibu sangat bahagia saat kedua anaknya bisa makan malam bersama dengannya. Kebersamaan langka yang tidak didapatkannya ketika kedua anaknya sibuk melakukan aktivitas di luar rumah.

Kamera Pengintai saat ini masih tayang di Maxtream yang termasuk dalam 30 Film Pendek. Ada pesan yang ingin disampaikan oleh penulis ceritanya, Yusgunawan Marto, bahwa sangat penting kita memberikan quality time dengan orang tua. Dialog dalam film yang berdurasi lima belas menit ini memang terkesan kaku, kreator sengaja memberikan ruang pada penonton untuk mengembangkan imajinasinya sendiri.

Kamera Pengintai mengingatkan saya pada Nomadland yang tayang pada tahun 2020. Fern yang diperankan oleh Frances McDormand yang kehilangan pekerjaan di US Gypsum, Nevada setelah perusahaan tersebut ditutup. Fern semakin kesepian karena suaminya meninggal. Fern yang lebih aktif dan terbuka, lebih memilih terbuka dengan melakukan perjalanan dan berkomunitas untuk mengatasi kesepiannya.

Petualangan Fern yang dimulai dari sebuah gurun di wilayah Arizona. Fern berkunjung ke tempat tinggal sementara dari para pengembara atas undangan Linda. Film besutan sutradara Chloe Zhao ini berhasil meraih empat nominasi diajang Golden Globes ke-78. Perjalanan ini membuat Fern mempelajari berbagai teknik keterampilan dasar untuk bertahan hidup serta pengelolaan berbagai kebutuhan pokoknya.

Diajang Oscar 2021, Nomadland meraih penghargaan Film Terbaik, mengalahkan beberapa judul besar film lain yang merupakan pesaing kuat, seperti Sound of Metal, Mank, The Trial of The Chicago 7, Judas and the Black Messiah, dan The Father. Nomadland yang juga meraih Sutradara Terbaik dan Pemeran Utama Terbaik termasuk salah satu film yang menyabet piala terbanyak dalam Oscar 2021.

Sedangkan dibeberapa ajang lainnya, Nomadland juga meraih penghargaan. Salah satunya diajang Festival Film Venesia, Nomadland meraih penghargaan Golden Lion. Jika digarap dengan durasi lebih panjang, bukan tidak mungkin film sejenis Kamera Pengintai ini juga akan meraih banyak penghargaan dalam ajang film bergengsi. 

 

Judul : Kamera Pengintai

Aktor : Bonita, Power Young, Shinly Fransisca, Frieska

Produser : Ichwan Persada

Penulis Cerita : Yusgunawan Marto

Produksi :Nyra Studio

Durasi : 15 menit


 

No comments:

Post a Comment

Sebelum Mencicipi Kematian : Tranformasi Budi Si Korban Bullying

Sebelum Mencicipi Kematian merupakan sebuah kisah yang diawali dengan adegan perundungan. Budi merupkan anak tunggal yang dominan mendapa...