Saturday, 8 April 2017



Duhai Perem(t)uan
Gieska

Lembutnya hati tak berarti lemahnya takah
Lirihnya tutur tak berarti otaknya tumpul
Berjuta mawar tak mampu wakilkan segala keindahan
Tajamnya mata tunjukkan luasnya dunia
Kuasamu atas dirimu kini melemahkanmu

Dalam kepatuhanmu tersemat kesigapanmu
Dalam kelemahanmu tersemat segala resistensimu
Kamu bisa melebihi sebenarnya kamu
Mendobrak batas tanpa kehilangan sempadan
Oh tuan, ternyata molek tanpa kecendekiaan itu sia - sia

Solo, 23.02.2017

#ProsaLiris
#AntologiPuisiJoeraganArtikel

http://guetau.com/intermezzo/opini/apa-sih-bedanya-perempuan-dan-wanita.html

No comments:

Post a Comment

Lubang Anggrek - Bulan

How Deep The Hole Goes sebuah film drama yang cukup berat. Bunga yang digambarkan sebagai tokoh utama menjadi penyebab terjadinya sebuah t...